Essential Oil Comes With Responsibility

Slide22

So yes, I’m hooked with essential oil. Promote the use of those babies voluntarily on social media. But not specifically refer to certain product even though I’m a member of one brand, so I can get discount every time I purchase those babies.

Sejak perkenalan pertama, I want to learn and dig more. Maksudnya, ditengah gencar promo para seller, sure I have to have my own judgment. Untuk bisa memutuskan yang terbaik, pastinya saya harus mendapatkan informasi yang sahib. Bukan dari penjual semata yang pasti akan mempromosikan produk mereka habis-habisan. Dari mana? Yang bisa menjelaskan secara ilmiah, terutama dari sisi standar keamanan, cara penggunaan, apa yang boleh dan apa yang tidak.

Casual-daily-_preventative_-internal

Ada yang bilang, ini kan dari tanaman. Identik dengan sesuatu yang natural. Tapi logika sederhana, just because something is natural or derived from something natural, doesn’t mean it can’t hurt you. Contohnya arsenic. Itu kan natural substance as it is bitter almond essential oil. But it is also a deadly poison because it is comprised cyanide. Iya, sianida.

Meski demikian, si essential oil ini tetap memiliki healing properties. But I’m afraid that the use of aromatherapy has been blurred by economic demand and capital gain. Promo gencar soal khasiat yang membuat orang membeli tanpa pikir panjang, tanpa mencari benar-benar soal pemakaian yang akan termasuk klaim keberhasilan pemakaian, somehow for me is rather scary. People nowadays seek instant process without finding the how, the why.

Saya juga melwati proses trial and error. Ada hal yang dahulu saya lakukan, belakangan setelah saya tahu dan cari informasinya, ternyata hal tersebut tidak boleh dilakukan. Setelah mencari tahu di internet (PS: carilah website yang bisa dipertanggungjawabkan. Misalnya orang tersebut bukan sekedar praktisi, tapi well known-respected person in that area yang tidak terikat produk MANAPUN. Atau carilah website institusi -asosiasi aromaterapi yang bisa dipertanggungjawabkan), saya juga mulai mencicil membeli buku-buku soal aromaterapi hingga memesan ke Amazon. Gak lain dan gak bukan, untuk mencari tahu yang aman dan terbaik untuk saya, teman dan keluarga.

Misalnya, saya jadi tahu bahwa citrus base oil itu photosensitivity, alias pemakai gak boleh terpapar sinar matahari sekian jam setelah pemakaian. Ada juga oil yang gak boleh kena mucous membrane. Lalu ada oil yang harus dihindari wanita hamil, atau mau berusaha hamil. Ada juga minyak yang gak boleh buat mereka yang epilepsi. Belum oil tertentu juga gak aman untuk infants, misalnya. So, karena essential  oil itu sangat beragam jenisnya, belum lagi kalau blend essential oil, kita harus mencermati jenis apa saja yang terkandung di dalamnya dan apakah single oil yang menjadi campuran tersebut aman untuk kondisi tubuh kita. Walau bagaimana, kondisi tubuh setiap orang yang berbeda. Jadi gak bisa pukul rata. So yes, I slowly took precaution and be so very careful of promoting the essential oil. 

Neveraddessentialoilstowater

Bayangkan saja, 1 drop essential oil sama dengan 75 cup teh herbal. That’s why it is very potent. Kebayang  gak kalau kita oleskan itu setiap hari tampa carrier oil, atau konsumsi langsung setiap hari?

Ini saya ambil dari buku Robert Tisserand:

“When you ingest essential oils everyday over a sustained period of time, phytochemicals accumulate in the liver and inundate your system. This sends your liver and kidneys into overdrive to process all of the built up chemicals, not to mention that the stagnant phytochemicals turn toxic as they await processing. This form of poisoning is called chronic toxicity. “A relatively small quantity of a toxic essential oil, if applied daily for several months, could cause…tissue damage in the liver and kidneys” 

Atau peringatan dari The Alliance of International Aromatherapists berikut ini soal internal use of essential oil (ingest) bisa menjadi bahan pertimbangan:

“AIA does not endorse internal therapeutic use (oral, vaginal or rectal) of essential oils unless recommended by a health care practitioner trained at an appropriate clinical level. An appropriate level of training must include chemistry, anatomy, diagnostics, physiology, formulation guidelines and safety issues regarding each specific internal route (oral, vaginal or rectal). Please refer to the AIA Safety Guidelines for essential oil use”

As for me,  essential oils should be utilized with care and respect. When we used it safely, I believe aromatherapy can improve our quality of life. But on the contrary, it could be danger if we don’t have enough information regarding that matters.  Click here.

maxdiluHEADERimg1

Salah satu general safety yang saya copy paste dari website NAHA (National Association of Holistic Aromatheraphy)  adalah ini. Semoga bermanfaat:

1. Keep all essential oils out of reach of children and pets.
2. Do not use or recommend the use of photosensitizing essential oils prior to going into a sun tanning booth or the sun. Recommend that the client stay out of the sun or sun tanning booth for at least twenty-four hours after treatment if photosensitizing essential oils were applied to the skin.
3. Avoid prolonged use of the same essential oils.
4. Avoid the use of essential oils you know nothing about on your clients. Research and get to know the oil prior to using it on others.
5. Avoid the use of undiluted essential oils on the skin.
6. If you suspect your client may be sensitive to specific essential oils or if your client has known allergies or sensitivities, it may be wise to perform a skin patch test.
7. Know the safety data on each essential oil and place into context of use and knowledge.
8. Use caution when treating a female client who suspects she is pregnant or has been trying to become pregnant.
9. Keep essential oils away from the eyes.
10. Essential oils are highly flammable substances and should be kept away from direct contact with flames, such as candles, fire, matches, cigarettes, and gas cookers.17
11. Make sure your treatment room has good ventilation.
12. Do not use essential oils internally unless trained to do so.

Do-you-know-maximum-dilution-guidelines-for-the

Safety Measures

1. If essential oil droplets accidentally get into the eye (or eyes) a cotton cloth or similar should be imbued with a fatty oil, such as olive or sesame, and carefully swiped over the closed lid.18 And / Or, Immediately flush the eyes with cool water.

2. If an essential oil causes dermal irritation, apply a small amount of vegetable oil or cream to the area affected and discontinue use of essential oil or product that has caused dermal irritation.

3. If a child appears to have drunk several spoonfuls of essential oil, contact the nearest poison control unit (often listed in the front of a telephone directory). Keep the bottle for identification and encourage the child to drink whole or 2% milk. Do not try to induce vomiting.

EononofulllistIMG

Untuk safety page NAHA bisa klik disini . Atau klik sini untuk baca-baca soal essential oil dari certified aromatherapist.

Jadi gimana cara terbaik dan aman (serta bijak) menggunakan essential oil?

Yang pasti jangan mengkonsumsi langsung kecuali atas saran certified aromatherapist atau herbalist. Main aman aja lebih baik. Essential oil juga sebaiknya jangan digunakan langsung pada mereka yang sakit keras, manula, bayi, atau mereka dengan masalah liver dan ginal. Cara paling baik adalah dengan mengoleskan (topical application) dengan mencampurnya dengan carrier/vegetable oil dengan perbandingan 2 tetes untuk sekitar 1 tbsp. Untuk anak-anak cukup 1 tetes untuk sekitar 1 tbsp. Cara aman laiinya adalah inhalasi langsung dari botol atau diffuse menggunakan alat uap dingin.

GRAS

Salah satu website yang bisa jadi referensi soal keamanan essential oil bisa klik kesini.

Apakah jadinya kita gak harus menggunakan essential oil? Tentu saja enggak. Kalau digunakan secara benar, bijak dan sesuai porsi, tentu ada berjuta manfaatnya. Tapi sekali lagi, jadilah konsumen bijak. Sama kaya iklan, kita juga toh gak boleh termakan iklan begitu saja? BUkan begitu bukan? Common sense, common sense. That’s the key.Terutama kalau kita mau menyembuhkan diri kita sendiri, atau orang lain. Please, please….do your own research carefully. Includes the information that comes from me. Yes I have like bottles of those babies, but slowly I took careful consideration and still learning from different sources to know what’s best for me and family.

Mari sebarkan informasi bahwa essential oil memang menawarkan benefit bagi tubuh kita, for wellness. Tapi rasanya jadi kewajiban moral kita juga untuk menyebarkan informasi bahwa essential oil juga harus diperlakukan dengan caution dan respect. I hopes my writing resonates those who read. Namaste.

Tabik.

*All photos are taken from http://www.learningabouteos.com*

Advertisements

6 thoughts on “Essential Oil Comes With Responsibility

  1. Dear mbaa…

    Saya suka sekali tulisannya..apalagi setahun belakangan ini addict sama essential oil..dan baru aja apply untuk menjadi membernya karena lumayan untuk pemakaian sendiri dpd beli retail heheh..

    Yg sangat menolong menurut saya adalah oil lavender. Saya mempunyai anak batita dan rewel kalau jam tidur, kadang2 dia sudah mengantuk mau memejamkan mata eh bisa tuh ya melek lagi. Pas kenal oil lavender, saya oleskan ke telapak kakinya dan daun telinga, alhamdulillah dia bisa terlelap tanpa harus drama menjelang jam tidur. Tapi saya jadinya setiap hari jadi oles2 dia terus.

    Membaca tulisan mba saya jadi sedikit khawatir. Apakah boleh utk lavender setiap hari saya gunakan? Saya ingin terbaik untuk bayi saya tanpa harus takut ada efek samping di kemudian hari.

    Kalau mba berkenan, boleh sedikit saya diberi pencerahan?

    Terima kasih banyak,
    Ika

    1. Halo mbak Ika, salam kenal ya

      Sepengetahuan saya, Lavender itu aman untuk bayi. Namun general precaution yang berlaku untuk semua (tidak hanya untuk bayi tapi juga dewasa) adalah:
      1. tidak disarankan INGEST atau konsumsi langsung
      2. tidak mengoleskan langsung. Tapi harus SELALU di dilute dengan carrier oil. Untuk bayi persentasenya EO yang di dilute bahkan lebih sedikit dari dewasa

      Tentu saja essential oil bagaimanapun bermanfaat untuk kesehatan. tapi cara penggunaannya yang betul-betul harus diperhatikan agar tidak jadi bumerang

      Ini link yang semoga berguna ya:
      https://www.naha.org/assets/uploads/PregnancyGuidelines-Oct11.pdf

      Rekomendasi standar dilution dari NAHA yang juga disarankan Robert Tisserand adalah sebagai berikut:
      For infants and young children:
      .5-1% dilution = 3-6 drops of essential oil per ounce of carrier

      For adults:
      2.5% dilution = 15 drops of essential oil per ounce of carrier
      3% dilution = 20 drops of essential oil per ounce of carrier
      5% dilution = 30 drops of essential oil per ounce of carrier
      10% dilution = 60 drops of essential oil per ounce of carrier oil

      Saya kasih link nya ya: http://www.naha.org/explore-aromatherapy/about-aromatherapy/methods-of-application.

      Daily use of EO:
      Use only safe essential oils in dilution, aoid contact with neat oils (by wearing gloves when bottling)
      Ensure adequate ventilation
      Take frequent breaks
      Tolerance increase with time
      Avoid transferring oils to sensitive areas (nose, face, neck)
      Vary the essential ols worked with (or diffused) daily
      Avoid sensitizing oils if hands become cracked or sore

      Link lengkap: https://www.libertynatural.com/info/safety.htm

      Semoga bermanfaat. NAHA atau AIA adalah beberapa institusi yang bisa dipertanggungjawabkan karena mereka tidak terikat produk manapun, independen dan banyak memberi pemahaman benar mengenai standar keamanan dan penggunaan essential oil

  2. terima kasih infonya. bermanfaat, karena ternyata selama ini saya salah cara pemakaiannya.
    boleh minta saran oil untuk batuk flu?

  3. Hi mbak.. thx reviewnya..kalau saya di diffuse aja sik untuk pemakaiannya, gak langsung oles, cm kalau tiap hari pagi & malem kira2 gpp gak ya? Makasiii pencerahannya

    1. Oles gakpapa mbak, asal tetap pakai carrier oil (bisa dengan extra virgin coconut oil, atau extra virgin olive oil, almond oil, jojoba dan carrier oil lainnya). Saya oles sesuai keperluan dan gejala. Kalau hari itu tubuh tidak memberikan ‘alarm’ bahwa kondisi badan atau pikiran gak seimbang, saya gak oles . Moderate saja, sesuai keperluan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s