Mundur Satu Langkah

Jadi sejak si mantan pacar di luar kota , ada beberapa hal yang saya endapkan dulu. Yaitu urusan NYai.

Si bayi saya dan mantan pacar ini, mau tak mau menjadi prioritas terakhir keluarga kami dengan alasan-alasan yang telah saya tuliskan di postingan beberapa bulan lalu.

Padahal ada beberapa kesempatan yang hadir di depan mata. Seperti kesempatan kembali ikut Inacraft di tahun ini, hingga kembali lolos Indonesia Fashion Week 2016. Namun, mau tak mau kesempatan itu kami tunda dulu pelaksanaannya.

Menyesal? Tidak. Ada hal lain yang menurut kami jauh lebih penting . Bukan kami tidak mau mencicipi tambahan rupiah. Karena, uang bukanlah segalanya.

Bukan tak mungkin nanti kami akan melanjutkan hal yang sempat tertunda ini. Mundur satu langkah, bukan berarti menyerah kalah. Akan ada alasan dibalik semua, dan ini bukanlah tentang kalkulasi semacam matematika.

Invitation.jpeg

Salah satu pencapaian yang lumayan membahagiakan untuk saya dan si bayi Nyai, adalah masuk daftar 30 semifinalis wanita wirausaha Femina. Yay!

Meski tidak lolos finalis, tapi bagaimanapun hal ini buat si Nyai yang merupakan hobi dan kesenangan, adalah kabar yang super menyenangkan. Dulu rasanya hanya bisa mereka-reka betapa senangnya bisa setidaknya masuk dalam daftar semifinalis, dan melihat namamu tercantum di daftar. Eh, ternyata itu kesampaian. Meski kemudian proses selanjutnya saat itu tidak bisa saya ikuti, karena waktu yang tidak tepat. Saat itu Nyai memang sedang vakum, karena… ya itu tadi. Ada pilihan lain yang kami pilih dan menjadi prioritas. Apalagi kalau bukan waktu berharga untuk anak.

Tapi ya begitulah. Hidup adalah pilihan. Pilihan apapun yang telah saya putuskan, tidaklah pernah menyisakan penyesalan. Karena pilihan ini juga diambil dengan hati, yang tidak akan pernah mengkhianati nuranimu.

Tabik.

getImageContent.aspx.jpeg

Nyai, Warna Hidup dan Cinta

Image

Menjalankan NYai itu memberi warna baru yang luar biasa dalam hidup saya. Bukan tentang uang. Tapi ada banyak pintu terbuka yang membuat saya melihat hidup ini dengan kacamata penuh warna. Bisa berbagi lagi di hadapan para mahasiswa- mengingat kesibukan sebagai dosen tahun lalu saya lepaskan karena keterbatasan waktu, bisa berkreasi dan (tetap) menulis, bisa berkenalan dengan banyak orang dari mulai konsumen hingga para reseller, bisa belajar banyak soal beragam hal, dan masih banyak lagi berkat yang tidak bisa disebutkan satu persatu.

Nyai berawal dari imajinasi. Jika kemudian ini terwujud nyata, tentunya senang luar biasa. Bagaimana kreasi- yang mungkin ada yang bilang ‘nyeleneh’ , tapi inilah wujud apa yang ada di kepala dan menjelma menjadi nyata. Nyai pula yang kian menyatukan saya dan si mantan pacar. Kami menjadi tim yang kompak, meski perjalanan ini pastinya diwarnai argumentasi atau perbedaan pendapat. Namun dinamika semacam itu tentulah bukan hambatan. Saya anggap itu warna lain yang saya temukan dalam perjalanan ini.

Buat saya, Nyai juga menjadi wadah dua kekuatan. Saya dan si mantan pacar. Kami menjadi lebih kuat karena kami berdua. Saya dengan ide saya, dia dengan kreativitas dan imajinasi dirinya. Tuhan punya cara misterius untuk menyatukan kami berdua melalui si bayi Nyai. Si bayi ini menjadikan kami kian dekat, karena ada banyak momen yang kami habiskan bersama. Cinta, kian erat bukan dengan kata-kata. Tapi karena kami tahu ada mimpi yang perlahan kami titipkan disini. Selangkah demi selangkah….

Perjalanan satu tahun ini sungguh amat sangat luar biasa.

Wish Us Luck

And yes, Thank God our first fashion show last week went well despite the  lack of professionalism of the organizer regarding tiny little details (I know, DO NOT compare to previous Indonesia fashion event :D). But overall, I’m happy.

Fashion Show kemarin gak akan berjalan lancar tanpa support outfit dari Qirani , aksesoris cantik dari Batiklicious by Ennobyu (Instagram: @batiklicious),   backstage team: Wati dan Sidiq dari Qirani, Ocha dan Opi yang membantu Nyai. Tanpa mereka, semua gak akan berjalan dengan semestinya. Alhamdulilah. Ohiya, juga support dari Renny, designer Batiklicious yang setia menemani di backstage. I wuf you!

Dan tentunya sponsor  fashion show dari Zakat TV !

969366_315178841947161_1370338076_n

Sekarang kita sedang menyiapkan pameran pertama di negeri orang. Dekat sih, Malaysia. Tapi buat kami yang masih cupu ini, tetep aja deg-degan. Berbagai ‘kalau’ berkecamuk di pikiran. That’s why I’m gonna need my kapalabhati breathing more often (again, yoga pretty much saves me 😛 ). Pameran ini pula-lah yang menyebabkan kami tidak jadi berpartisipasi dalam satu event creative di Kota Kasablanka yang tadinya kami rencanakan untuk kami ikuti. Hiks.

 

IIFF copy

Picture: taken during Travelista Fashion Show from Nyai

Keterbatasan, terutama dari segi SDM adalah penyebabnya. Keterbatasan SDM internal juga yang menyebabkan sekarang saya mulai mencari satu tenaga administrative assistant.  We need extra hand desperately. So, in case you know someone who is willing to work around BSD are, please…please drop your news to: nyaibags@gmail.com.

295622_315178795280499_2098195136_n

Kembali ke urusan pameran, walhasil weekend ini meski sedang gak enak badan, kami mencicil packing barang untuk diboyong pameran. Semoga semua lancar sampai hari H. Sesudah itu, biarkan kami bernafas dulu untuk menyiapkan event berikutnya di bulan Ramadhan. Yes, Nyai will serves you all for two weeks in Plaza Indonesia. Stay tuned for the news, peeps….

Last but not least, wish me luck!

b6ef5d5380d88cee64653c50b098b245Picture: coutrtesy of Berry Benka

Menyiapkan Fashion Parade

Image

Jadi, Nyai resmi ikut Fashion Parade di Indonesia Islamic Fashion Fair 2013 di Jakarta Convention Center. Kepastian bahwa kami akhirnya bisa ikut berpartisipasi itu last minute. Sungguh menegangkan *alabentengTakeshi* . Menegangkan karena akhirnya tanpa disangka dan diduga, kami jadi dan positif ikut di hari terakhir batas waktu pendaftaran Fashion Parade.

Yang pasti, Fashion Parade ini gak mungkin terwujud tanpa bantuan seorang kawan baik (yes, it’s you Mas Iwan 😀) yang memungkinkan Zakat TV  fully supported NYai , sehingga kami bisa ikut ambil bagian dalam fashion show ini. Yippie!

Persinggungan dengan ZakatTV ini berawal akhir tahun lalu, saat NYai diwawancara dalam program mereka disini. Oh iya, ZakatTV ini adalah internet TV milik Dompet Dhuafa Republika. Pasti pada tau-lah apa kiprah dan rekam jejak Dompet Dhuafa Republika.

Lalu, setelah positif ikut, apa selesai PR-nya? Tentu tidaaaak. *sambilnangis*

Untuk Fashion Parade, peragawati dan koreografi sudah menjadi paket yang disediakan penyelenggara. Termasuk make-up. Tapi PR buat si Nyai, karena kita kan brand yang menyediakan tas dan aksesoris. Laluuuu, peragawati-nya lenggak lenggok di catwalk di JCC nanti mengenakan apaaaa? *tutupmuka* . Nah kan, baru deh kepikiran… #selfslap

Sekali lagi, menjalankan bisnis itu akhirnya memang gak akan lepas dari kebaikan dan bantuan tulus teman-teman. Kali ini, seorang teman yang biasa mengurusi wardrobe dan make up sejumlah program TV, mau membantu saya yang cupu ini. Alhamdulilah.Gak bisa dibayangkan kalau nanti di backstage saya bego sendirian sambil planga-planga 😛 . Dia jugalah yang mengingatkan saya detil-detil yang harus diperhatikan, sampai kesinambungan busana dengan produk Nyai. Membuat saya cuma bisa komentar: ‘oh iya ya, oh iya ya’ . 😀

Walhasil sejak hari ini pula saya bergerilya, ‘menjual diri’, dengan harapan ada brand busana muslim indie yang mau berkolaborasi dengan Nyai untuk Fashion Parade. Pokonya usaha aja dulu ditengah waktu yang sempit ini. Moga-moga masih cukup ada waktu, dan ada juga yang bersedia bekerjasama *sawerkemenyan*

As for the collection, the show tittle is Travelista. I am imagining a vacation, bright bold -flirtatious colors, flowers, summer breeze, festivities, beach. Let’s holiday and travel with NYai!

Carpe diem. Carpe noctem

Nyai-Fashion Parade